WISATA GUNUNG BROMO

catatan gunung bromo* WISATA GUNUNG BROMO

Salah satu pesona wisata Indonesia ini menjadi destinasi pilihan untuk mereka yang ingin melihat kecantikan gunung dengan sejuta keindahaannya. Gunung yang terletak di 4 kabupaten, yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Probolinggo ini memang menyimpan pesona keindahan yang tidak perlu diragukan lagi.

Bahkan karena kecantikan yang dimiliki, lokasi gunung ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Mulai dari warga lokal, wisatawan luar kota, bahkan wisatawan mancanegara berbondong-bondong ingin melihat langsung kecantikan yang dimiliki oleh gunung berapi ini. Gunung yang memiliki tinggi 2.392 Mdpl ini selain terkenal dengan pesona gunungnya, ternyata ada beberapa obyek wisata Andalan yang menjadi favorit di kalangan wisatawan.


* 10 OBYEK  WISATA GUNUNG BROMO

Gunung yang terletak di wilayah Jawa Timur ini memang begitu terkenal di hati para wisatawan. Selain dapat menyaksikan keindahan sunrise atau matahari terbit dari puncak Bromo, ternyata ada beberapa obyek wisata lain yang tak kalah menariknya dari keindahan matahari terbit yang bisa disaksikan dari puncak gunung ini. Berikut beberapa obyek wisata di Gunung Bromo yang populer dan menjadi pilihan bagi para wisatawan:

1. Penanjakan 1

Penanjakan 1 merupakan lokasi terbaik untuk menyaksikan matahari terbit. Lokasi ini merupakan yang paling tinggi di antara bukit lainnya. Di sini Anda bisa langsung menyaksikan kecantikan sunrise di pagi buta dengan keindahan lembah yang masih tertutup kabut. Untuk bisa mencapai bukit penanjakan 1, pengunjung bisa menggunakan kendaraan seperti jeep dan sepeda motor. Namun untuk keamanan yang lebih tinggi, sebaiknya hindari menggunakan sepeda motor jenis matic karena medannya cukup berat.

2. Penanjakan 2

Selain penanjakan 1, ada tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit, yaitu penanjakan 2. Meskipun lokasinya masih kalah tinggi dengan penanjakan 1, namun akses menuju ke tempat ini jauh lebih mudah dengan tantangan yang lebih ringan. Untuk bisa sampai ke penanjakan 2, Anda bisa mengaksesnya dari Kabupaten Probolinggo. Dijamin meskipun menjadi alternatif kedua, namun tempat ini menawarkan keindahan yang tak kalah dari lokasi penanjakan 1 Bromo.

3. kawah bromo

Selain menyaksikan keindahan matahari terbit, ada satu lagi keindahan yang begitu dinantikan para wisatawan, yaitu keindahan kawah Gunung Bromo. Di sini Anda akan dimanjakan dengan kecantikan kawah Bromo yang begitu memesona. Namun untuk bisa melihatnya dengan jarak yang lebih dekat, pengunjung harus rela berjalan kaki sekitar 2 km dari area parkir. Belum lagi, masih ada ratusan anak tangga yang harus Anda takhlukan. Namun jika merasa malas untuk menapaki anak tangga di sini ataupun merasa tidak kuat, Anda bisa memilih dengan menunggangi kuda sambil menikmati keindahan yang ada di sekelilingnya.

4. Pasir Berbisik

Sebelum sampai ke kawah Gunung Bromo, Anda akan disambut dengan hamparan pasir yang cukup luas. Hamparan pasir ini diberi nama dengan sebutan pasir berbisik. Areanya cukup luas, pengunjung bisa dengan mudah mengambil spot terbaik untuk berfoto. Selain itu, di pasir ini Anda juga dapat menikmati kegiatan lain, seperti mengendarai motor tril, menunggangi kuda, dan masih banyak lagi. Lokasinya berada di sebelah timur puncak Bromo.

5. pura  luhur poten
Masih berada di kawasan pasir Bromo, ada salah satu tempat terbaik yang bisa Anda datangi, yaitu Pura Luhur Poten. Pura di sini merupakan tempat ibadah warga sekitar yang memeluk agama Hindu. Tidak heran saat perayaan Nyepi tiba, kawasan ini selalu diramaikan dengan kunjungan warga lokal yang ingin melakukan ibadah di sana. Biasanya kawasan Taman Nasional Bromo Tengger pun juga ikut ditutup demi kenyamanan warga yang ingin melaksanakan ibadahnya di Pura ini.

6. Bukit Kingkong

Bukit Kingkong menjadi salah satu tempat yang sering digunakan untuk melihat kecantikan sunrise di Bromo. Tempatnya tidak jauh dari penanjakan 1, jaraknya sekitar 2,5 km saja. Meskipun menjadi alternatif untuk melihat sunrise, namun tempat ini begitu populer di kalangan wisatawan. Sehingga untuk bisa menyaksikan keindahan sunrise pun Anda harus rela berdesakan dengan wisatawan lain yang sama-sama ingin menyaksikan keindahan sunrise dari bukit ini.

7. Bukit Cinta

Bukit cinta atau love hills merupakan tempat yang sangat populer untuk dikunjungi. Di sini selain bisa menyaksikan keindahan sunrise di pagi buta, Anda juga dapat memanjakan mata dengan deretan bukit yang mengelilinginya. Di pagi hari Anda bisa menyaksikan keindahan lembah dan bukit yang masih tertutup awan kabut. Namun di siang hari meskipun sedikit panas, namun Anda bisa menyaksikan hijaunya pegunungan dengan deretan bukit-bukit yang nampak cantik dan mempesona. Lokasi bukit cinta ini masih bersebelahan dengan bukit kingkong.

8. Bukit Teletabis Bromo

Nama bukit teletabis Bromo mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Bahkan obyek wisata Bromo ini menjadi tempat favorit untuk kalangan wisatawan. Selain bisa menikmati kecantikan gunung Bromo dengan deretan bukit hijau. area ini juga menjadi spot foto terbaik. Bukitnya dipenuhi dengan rerumputan hijau yang sangat cantik. Bahkan rumput di sini sangat terjaga sehingga nampak begitu rapi. Jadi, saat berkunjung ke kawasan Bromo Tengger, maka jangan lewatkan untuk berkunjung ke sini.

9. Desa Ngedas

Setelah melihat kecantikan Gunung Bromo yang khas dengan matahari terbitnya, tak ada salahnya untuk mempir ke Desa Ngedas. Desa ini merupakan area pemukiman warga asli suku Tengger. Lokasinya masuk ke wilayah Kecamatan Puncokusumo. Meskipun nampak seperti desa pada umumnya, namun saat datang dan berbaur dengan masyarakat sekitar, Anda akan merasakan tradisi dari suku Tengger yang hingga kini masih dipertahankan.

Bukan hanya wisatawan lokal, namun wisatawan dari luar negeri pun banyak yang menyempatkan diri untuk mampir ke desa ini. Kebanyakan mereka ingin mengenal lebih dekat kebiasaan-kebiasaan warga asli suku Tengger yang masih lekat dengan tradisinya. Selain itu, desa ini juga sering mengadakan acara tradisi yang bisa Anda saksikan secara langsung, seperti kuda kencak, atraksi kuda lumping, bentengan, dan masih banyak lagi.

10. Desa Ngadisari

Selain Desa Ngedas, ada satu desa lagi yang tak kalah menariknya. Desa bernama Ngadisari ini hampir sama dengan Desa Ngedas, yaitu warganya merupakan keturunan asli suku Tengger. Di desa ini selain bisa menikmati tradisi warga sekitar, Anda pun juga bisa berbaur langsung dengan mereka. Jangan takut, warga di Desa Ngadas dan Ngadisari ini umumnya sangat ramah dengan penduduk asing atau para wisatawan yang memang sengaja datang ke sini.

Selain bisa mengenal dan berbaur dengan mereka, Anda pun juga bisa menikmati keindahan alam yang ada di desa ini. Desa ini juga menyediakan beberapa fasilitas seperti penginapan, rumah makan, toilet umum, dan masih banyak lagi.


* MELIHAT LEBIH DEKAT PESONA KEINDAHAN KAWASAN
WISATA "GUNUNG BROMO" DI JAWA TIMUR

perjalanan eksplorasi ke destinasi menakjubkan di Kawasan Wisata Gunung Bromo.

Sebelum ditutup sementara tempat wisata Gunung Bromo akibat kejadian terbakar lahan disekitarnya, tentu saja menjadi pertanyaan mengapa masyarakat penasaran untuk berwisata ke gunung ini.
Gunung Bromo merupakan salah satu tujuan wisata utama di Jawa Timur. Di kawasan Gunung Bromo ini, Anda akan menemukan sejumlah destinasi wisata yang memiliki daya tarik unik masing-masing.
Ini menjadi magnet wisatawan ke Gunung Bromo, Ada tempat-tempat yang menampilkan pesona matahari terbit, perbukitan yang menawan, savana yang luas, lautan pasir yang megah, kawah vulkanik, dan pemandangan berkebun kabut yang menakjubkan.

Diantaranya adalah Pasir Berbisik Bromo, Lautan Pasir Bromo, Bukit Teletubbies Bromo, dan Kawah Bromo yang senantiasa memikat hati para pengunjung.
Kawasan Wisata Gunung Bromo adalah destinasi wisata yang sangat populer dan selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan sepanjang tahun, terutama pada akhir pekan dan hari libur.
Lokasi Kawasan Wisata Gunung Bromo: Kawasan Wisata Gunung Bromo terletak dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BTS), yang melibatkan empat kabupaten, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang di Provinsi Jawa Timur, Indonesia.
Anda dapat dengan mudah menemukan lokasinya menggunakan bantuan Google Maps. Kawasan Wisata Gunung Bromo dapat diakses melalui Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Probolinggo, tetapi rute yang paling nyaman adalah melalui Kabupaten Probolinggo.

Dari Exit Tol Probolinggo Barat atau Exit Tol Tongas, Anda dapat mencapai pintu masuk Gunung Bromo dalam waktu sekitar satu jam jika menggunakan kendaraan pribadi.

Setelah itu, Anda dapat melanjutkan perjalanan ke kawasan Gunung Bromo dengan menyewa jeep atau sepeda motor yang tersedia di sekitar pintu masuk atau yang dapat Anda pesan di penginapan.

Daya Tarik Kawasan Wisata Gunung Bromo: Kawasan Wisata Gunung Bromo sebenarnya adalah kumpulan destinasi wisata yang terletak di dalam Kaldera Tengger atau Kaldera Bromo yang mengesankan.

Selain Pasir Berbisik Bromo, Lautan Pasir Bromo, Bukit Teletubbies Bromo, dan Kawah Bromo yang berada di dalam kaldera, kawasan ini juga dikelilingi oleh rangkaian perbukitan indah yang merupakan tepian dari Kaldera Tengger.

Di perbukitan ini, Anda akan menemukan destinasi wisata yang tidak kalah menarik seperti Pananjakan dan Seruni Point, yang menawarkan pemandangan matahari terbit dan panorama Gunung Bromo dari ketinggian.

Cara terbaik untuk menikmati keindahan Kawasan Wisata Gunung Bromo adalah dengan menyewa jeep, dengan biaya sekitar Rp 500.000. Jeep akan menjemput Anda di penginapan sekitar pukul 03.00 WIB untuk memulai perjalanan.

Paket wisata yang ditawarkan mencakup menyaksikan matahari terbit di Pananjakan atau Seruni Point, diikuti dengan turun ke kaldera untuk mengunjungi Pasir Berbisik, Bukit Teletubbies, Lautan Pasir Bromo, dan Kawah Bromo.

Kawasan Wisata Gunung Bromo menawarkan udara segar dan sejuk sepanjang hari karena ketinggiannya mencapai 2.329 meter di atas permukaan laut.

* PENUTUPAN KAWASAN "GUNUNG BROMO" DAN "SEMERU "
DIPERPANJANG

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTN BTS) memperpanjang penutupan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Menyusul status kedaruratan dampak wabah virus corona (Covid-19). Penutupan kawasan tersebut dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Pembukaan kawasan TNBTS menunggu pengumuman lebih lanjut," kata Kepala BBTN BTS, Jhon Kenedie, Senin 30 Maret 2020. Penutupan kawasan meliputi seluruh areal wisata gunung api yang meliputi Gunung Bromo dan pendakian Gunung Semeru. Selama ini, Gunung Bromo menjadi tujuan utama wisata di Jawa Timur.

Apalagi, setelah pemerintah menetapkan sebagai salah satu dari 10 kawasan destinasi wisata unggulan. Gunung Bromo menjadi kerap disambangi wisatawan mancanegara dan nusantara. Mereka dikhawatirkan akan menularkan dan menyebarkan virus corona ke wisatawan lain.

Penutupan dilakukan dengan menempatkan petugas yang berpatroli di empat pintu masuk. Meliputi Ngadas Kabupaten Malang, Wonokitri Pasuruan, Cemoro Lawang Probolinggo dan Ranupani Lumajang. Sehingga kawasan Bromo dan Semeru bebas dari tujuan wisata.

Penutupan tersebut memberi kesempatan alam beristirahat. Memulihkan diri secara alamiah, setelah sepanjang tahun dipadati pengunjung.

Berdasarkan data BB-TNBTS sepanjang 2019, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 690.831 orang. Terdiri atas wisatawan nusantara 669.422 orang dan wisatawan asing 21.409. Total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kunjungan wisatawan mencapai Rp22,86 miliar.


*  POTRET KONDISI TERBARU "GUNUNG BROMO" PASCA KEBAKARAN  MENJADI SOROTAN, SEMAKIN HIJAU

Pada awal September 2023 lalu, kawasan Gunung Bromo, tepatnya di bukit Teletubbies terbakar akibat digunakan untuk pemotretan prewedding menggunakan flare. Kebakaran di Bukit Teletubbies ini bahkan memerlukan waktu berhari-hari untuk memadamkan apinya.

Dibutuhkan waktu satu minggu untuk memadamkan api serta pendinginan di kawasan Gunung Bromo tersebut. 2 bulan pasca kebakaran, kini wajah baru Gunung Bromo tampak berbeda. Hujan yang telah mengguyur pun membuat kawasan Gunung Bromo kembali menghijau.

Tak sedikit netizen yang menunggah foto serta video saat berada di Gunung Bromo ke media sosial. Tentu saja, potret kondisi terbaru dari Gunung Bromo ini mencuri perhatian netizen.

Begitu pula dalam sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @zilmizola. Dikutip Liputan6.com dari akun TikTok @zilmizola, Selasa (14/11/2023), tampak pemandangan Gunung Bromo yang telah menghijau. Bahkan banyak netizen yang menyebut jika pemandangan tersebut justru terlihat lebih bagus dari sebelumnya.


*'Wajah' baru Gunung Bromo makin hijau




Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @zilmizola berhasil mencuri perhatian netizen. Pasalnya, dalam video tersebut, sang pemilik akun memperlihatkan potret terbaru Gunung Bromo pasca kebakaran.

Video yang diambik menggunakan drone ini pun memperlihatkan pemandangan bukit-bukit di Gunung Bromo yang kini tampak semakin hijau dan subur. Tentu saja, pemandangan tersebut langsung menjadi viral di media sosial. Dalam kawasan Gunung Bromo tersebut masih belum ada pohon-pohon besar seperti sebelumnya namun penuh dengan rerumputan.

Penampakan Gunung Bromo terbaru ini juga tak luput dair sorotan netizen. Tak sedikit yang menyebut jika pemandangan kawasan Bromo tampak semakin cantik dan hijau. Banyak pula yang mengungkapkan jika pasca kebakaran beberapa waktu lalu Gunung Bromo terlihat lebih indah.

"Bromo jadi tambah bagus ngga sih," ujar akun @onlyzee3.

"kan uda gua bilang mala bagus klo kebakar bakaykan di kasi pupuk alami saat usim ujan tanaman yg bru akan gemuk dan subur," tulis akun @demaganteng2.

"Bromo aja bisa sembuh sendiri dari lukanya , masa aku gabisa?," ujar akun @akuiamme.

"Di balik musibah pasti ada hikmah," ujar @kevinski_gemini.

    ....*TERIMA KASIH TELAH  BERKUNJUNG KE " MY BLOG"*....